Osmosis adalah fenomena di mana air murni mengalir dari larutan encer melalui membran semipermeabel ke larutan dengan konsentrasi lebih tinggi. Semipermeabel berarti membran tersebut memungkinkan molekul dan ion kecil untuk melewatinya tetapi bertindak sebagai penghalang bagi molekul yang lebih besar atau zat terlarut. Osmosis balik adalah proses osmosis yang terbalik. Larutan yang kurang pekat akan memiliki kecenderungan alami untuk bermigrasi ke larutan dengan konsentrasi lebih tinggi.
Bagaimana Cara Kerja Sistem Reverse Osmosis?
Osmosis terbalik adalah proses yang menghilangkan kontaminan asing, zat padat, molekul besar, dan mineral dari air dengan menggunakan tekanan untuk mendorongnya melalui membran khusus. Ini adalah sistem pemurnian air yang digunakan untuk meningkatkan kualitas air untuk minum, memasak, dan penggunaan penting lainnya.
Jika tidak ada tekanan air, air bersih (air dengan konsentrasi rendah) yang dimurnikan dengan osmosis akan bergerak ke air dengan konsentrasi tinggi. Air tersebut didorong melalui membran semipermeabel. Filter membran ini memiliki banyak pori-pori, sekecil 0,0001 mikron, yang dapat menyaring sekitar 99% kontaminan seperti bakteri (sekitar 1 mikron), asap rokok (0,07 mikron), virus (0,02-0,04 mikron), dll. Dan hanya molekul air murni yang dapat melewatinya.
Pemurnian air dengan osmosis terbalik mungkin menyaring semua mineral bermanfaat yang dibutuhkan tubuh kita, tetapi ini adalah teknologi yang efektif dan terbukti untuk menghasilkan air yang bersih dan murni, layak untuk diminum. Sistem RO seharusnya dapat menyediakan air dengan kemurnian tinggi selama bertahun-tahun, sehingga Anda dapat meminumnya tanpa khawatir.
Mengapa filter membran efektif untuk pemurnian air?
Secara umum, alat penjernih air yang telah dikembangkan hingga saat ini sebagian besar diklasifikasikan menjadi metode penyaringan tanpa membran dan metode pemurnian air osmosis terbalik yang menggunakan membran.
Penyaringan tanpa membran sebagian besar dilakukan dengan filter karbon, yang hanya menyaring rasa tidak enak, bau, klorin, dan beberapa zat organik dalam air keran. Sebagian besar partikulat, seperti zat anorganik, logam berat, bahan kimia organik, dan karsinogen, tidak dapat dihilangkan dan dilewatkan. Di sisi lain, metode pemurnian air osmosis terbalik menggunakan membran adalah metode pemurnian air yang paling disukai di dunia yang menggunakan membran semipermeabel air yang dibuat dengan teknologi rekayasa polimer mutakhir. Ini adalah metode pemurnian air yang melewatkan dan memisahkan serta menghilangkan berbagai mineral anorganik, logam berat, bakteri, virus, dan bahan radioaktif yang terkandung dalam air keran untuk menghasilkan air murni.
Hasilnya adalah zat terlarut tertahan di sisi membran yang bertekanan dan pelarut murni dibiarkan melewati sisi lainnya. Agar bersifat "selektif", membran ini seharusnya tidak memungkinkan molekul atau ion besar melewati pori-pori (lubang), tetapi harus memungkinkan komponen larutan yang lebih kecil (seperti molekul pelarut, yaitu air, H2O) untuk lewat dengan bebas.
Hal ini terutama berlaku di California, di mana air keran memiliki tingkat kesadahan yang tinggi. Jadi, mengapa tidak menikmati air yang lebih bersih dan aman dengan sistem osmosis terbalik?
Filter Membran R/O
Pada awal tahun 1950-an, Dr. Sidney Loeb di UCLA membuat osmosis terbalik (RO) menjadi praktis dengan mengembangkan, bersama dengan Srinivasa Sourirajan, membran anisotropik semipermeabel. Membran osmosis buatan adalah membran semipermeabel yang dirancang khusus dengan pori-pori berukuran 0,0001 mikron, sepersejuta ketebalan rambut. Membran ini adalah filter khusus yang dibuat dengan teknologi rekayasa polimer sehingga tidak ada kontaminan kimia serta bakteri dan virus yang dapat melewatinya.
Ketika tekanan diberikan pada air yang terkontaminasi agar melewati membran khusus ini, bahan kimia dengan berat molekul tinggi, seperti air kapur yang terlarut dalam air, dan bahan kimia dengan berat molekul tinggi seperti kapur, yang terlarut dalam air, akan melewati membran semipermeabel bersama dengan air murni dengan berat molekul rendah, oksigen terlarut, dan sejumlah kecil mineral organik. Bahan-bahan tersebut dirancang untuk dikeluarkan dari membran oleh tekanan air baru yang tidak melewati membran semipermeabel dan terus mendorong masuk.
Hasilnya adalah zat terlarut tertahan di sisi membran yang bertekanan dan pelarut murni dibiarkan melewati sisi lainnya. Agar bersifat "selektif", membran ini seharusnya tidak memungkinkan molekul atau ion besar melewati pori-pori (lubang), tetapi harus memungkinkan komponen larutan yang lebih kecil (seperti molekul pelarut, yaitu air, H2O) untuk lewat dengan bebas.
Membran, yang awalnya diluncurkan untuk keperluan medis, dikembangkan untuk keperluan militer atau untuk menyediakan air minum bersih dan tidak terkontaminasi bagi tentara, dan selanjutnya memurnikan urin astronot yang dikumpulkan ketika terjadi peristiwa tak terduga selama eksplorasi ruang angkasa. Saat ini digunakan untuk industri kedirgantaraan sebagai sumber air minum, dan baru-baru ini, perusahaan minuman besar menggunakan pemurni air industri berkapasitas besar untuk produksi botol, dan banyak digunakan sebagai pemurni air rumah tangga.
Waktu posting: 04 Juli 2022


