Fakta singkat tentang filter air: filter air meminimalkan bau, menghilangkan rasa aneh, dan mengatasi masalah kekeruhan. Namun, alasan utama orang memilih air yang disaring adalah kesehatan. Infrastruktur air di Amerika Serikat baru-baru ini menerima peringkat D dari American Society of Civil Engineers. Organisasi tersebut menyebutkan badan air yang tercemar dan akuifer yang menipis sebagai masalah utama.
Dengan logam berat seperti timbal dan bahan kimia seperti klorin yang selalu ada dalam pasokan air kita, sungguh melegakan mendengar bahwa air yang disaring dapat meningkatkan kesehatan kita dan melindungi kita dari masalah kesehatan yang serius. Tapi bagaimana caranya?
Mengurangi Risiko Kanker
Sebagian besar air keran diolah dengan bahan kimia untuk menghilangkan mikroorganisme. Bahan kimia seperti klorin dan kloramin efektif dalam membersihkan mikroorganisme, tetapi bahan kimia ini sendiri dapat menyebabkan masalah kesehatan. Klorin dapat berinteraksi dengan senyawa organik dalam pasokan air untuk menciptakan produk sampingan disinfeksi. Trihalometana (THM) adalah salah satu bentuk produk sampingan dan diketahui meningkatkan risiko kanker dan berpotensi menyebabkan masalah reproduksi. Klorin dan kloramin dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena kanker kandung kemih dan rektum.
Manfaat kesehatan dari air yang disaring termasuk pengurangan risiko kanker karena Anda tidak terpapar bahan kimia berbahaya tersebut. Air yang disaring murni, bersih, dan aman untuk diminum.
Melindungi dari Penyakit
Ketika pipa bocor, berkorosi, atau pecah, mikroorganisme berbahaya seperti bakteri E. coli dapat masuk ke dalam air minum Anda dari tanah dan badan air di sekitarnya. Patogen yang terbawa air dapat menyebabkan masalah mulai dari kram perut ringan hingga penyakit Legionnaires.
Sistem penyaringan air yang dilengkapi dengan perlindungan sinar ultraviolet (atau UV) akan menghancurkan kemampuan patogen atau mikroorganisme untuk bereproduksi. Air yang disaring dapat melindungi Anda dan keluarga dari berbagai macam virus dan penyakit yang disebabkan oleh bahan organik.
Melembapkan Kulit dan Rambut Anda
Mandi dengan air yang mengandung klorin dapat menyebabkan kulit Anda menjadi kering, pecah-pecah, merah, dan iritasi. Air yang mengandung klorin juga dapat membuat rambut Anda kusam. Semua gejala ini umum terjadi pada perenang yang menghabiskan waktu di kolam renang setempat, tetapi untuk mandi di rumah Anda, tidak perlu mengiritasi kulit dan rambut Anda dengan klorin.
Sistem penyaringan air untuk seluruh rumah menyaring kontaminan seperti klorin dan kloramin saat air masuk ke rumah Anda. Air Anda bebas dari bahan kimia berbahaya, baik yang keluar dari wastafel dapur maupun pancuran. Jika Anda mandi dengan air yang telah disaring selama beberapa bulan, Anda mungkin akan melihat bahwa rambut Anda lebih berkilau dan kulit Anda lebih lembut dan kenyal.
Bersihkan Makanan Anda
Sesuatu sesederhana mencuci sayuran hijau di wastafel sebelum menyiapkan salad dapat mencemari makan siang Anda dengan klorin dan bahan kimia keras lainnya. Seiring waktu, mengonsumsi klorin dalam makanan dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara — Scientific American menunjukkan bahwa wanita dengan kanker payudara memiliki 50-60% lebih banyak produk sampingan klorin di jaringan payudara mereka dibandingkan dengan wanita yang tidak menderita kanker. Air yang disaring melindungi Anda dari bahaya mengonsumsi klorin dalam makanan.
Dengan menyiapkan makanan Anda menggunakan air yang disaring bebas bahan kimia dan kontaminan, Anda juga menyiapkan makanan yang lebih enak dan berkualitas. Klorin dapat memengaruhi rasa dan warna beberapa makanan, terutama produk seperti pasta dan roti.
Waktu posting: 14 November 2022
